SANG INSPIRASI……

Nama   :  Ari Permana Putra

NRP    :  F34100142

Laskar             :  19

Saya adalah seorang anak yang lahir di Padang dari keluarga sederhana. Ibu saya hanyalah seorang guru dan ayah saya adalah seorang pedagang pakaian. Sebagai seorang abdi Negara, ibu saya mendapatkan penempatan tugas di Jember, Jawa Timur. Kami pun sekeluarga berbondong-bondong pindah ke Jember meninggalkan kampung halaman tercinta kami. Setelah sampai di Jember, kami pun tak tahu harus tinggal di mana karena kami adalah orang awam, apalagi diriku. Saat itu umurku masih tiga tahun, jadi aku tak tahu apa-apa. Perjuangan keluargaku tak cukup sampai di situ. Demi menafkahi keluarga, ayahku mencoba keberuntungan dengan mengadu nasib ke Jakarta dengan bermodalkan keberanian. Berkat keberaniannya, alhasil ayahku berhasil mendapatkan pekerjaan walaupun cuma sebagai sopir taksi. Namun rasa kerinduan untuk berkumpul telah kupendam selama sembilan tahun, karena aku, kedua kakakku, dan ibuku terpisahkan jarak Jember-Jakarta dengan ayahku. Setelah sembilan tahun merasakan pahit manisnya Jakarta, ayahku memutuskan untuk berkumpul dan bekerja di Jember. Namun ayahku tidak bekerja sebagai sopir, melainkan sebagai pedagang pakaian keliling. Walaupun penghasilan ayahku sedikit, namun kami tetap bersyukur kepada Allah SWT.

Dari uraian di atas, telah menginspirasi diriku untuk selalu memberikan yang terbaik kepada kedua orang tuaku yang telah bersusah payah demi anak-anaknya. Dengan berkiblatkan pada kesuksesan orang tuaku, aku pun menjalani hari-hariku dengan penuh semangat. Seperti pepatah Arab, “man jada wa jadda”, siapa yang berusaha, maka dia akan sukses. Aku pun berhasil masuk SMP dan SMA favorit di Jember hanya dengan bermodalkan inspirasi dari kegigihan kedua orang tuaku. Setelah lulus SMA, aku mengikuti bimbel dengan satu tujuan yaitu bisa menembus PTN terbaik di Indonesia. Alhamdulillah aku berhasil keterima di IPB, walaupun sebenarnya IPB adalah pilihan ke-2. Namun tak apalah kusyukuri buah kerja kerasku, mungkin IPB adalah pilihan terbaik yang diberikan Allah padaku. Satu kebanggan telah kupersembahkan kepada kedua orang tuaku dengan masuknya aku di IPB dan aku akan berusaha untuk mempersembahkan kebanggaan-kebanggaan yang lain denagn prestasiku di IPB.

Posted in Uncategorized | Leave a comment

INSPIRASI…….

Nama   : Ari Permana Putra

NRP    : F34100142

Laskar : 19

Terlahir dari keluarga sederhana membuat diriku hidup dengan penuh kesederhanaan tanpa bermewah-mewahan. Hidup sederhana pun benar-benar kualami karena aku adalah anak ke-3 dari tiga bersaudara. Misalnya dari segi pakaian, ada beberapa pakaian yang kumiliki berasal dari “warisan” kakak-kakakku dan banyak lagi “warisan-warisan” kakakku yang kini kumiliki.

Akan tetapi “warisan” itu tidak berlaku bagi pendidikanku. Sejak kecil kuisi hari-hariku dengan sungguh-sungguh belajar. Apalagi aku dan keluargaku hanya orang perantauan. Seperti pepatah, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Jadi sebagai orang perantauan mau tak mau aku harus beradaptasi dengan lingkungan sekitar. Kuakui memang tak mudah beradaptasi dengan lingkungan sekitar karena kami sekeluarga terhambat oleh bahasa. Alhamdulillah aku berhasil menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar dan dapat hidup dengan makmur.

Seperti pepatah para perantau, “jangan pulang sebelum berhasil”, itulah pepatah yang selalu mendasari hari-hariku. Sejak SD, aku selalu mematok agar diriku bisa ranking kelas dan alhamdulillah aku selalu menempati ranking sepuluh besar. Hambatanku ketika SD hanya pelajaran bahasa daerah, dimana aku tidak menguasai bahasa ini karena aku adalah orang perantau. Dengan penuh perjuangan, aku berusaha agar aku bisa menguasai bahasa ini. Dan tak sia-sia perjuanganku karena aku akhirnya berhasil menguasai bahasa ini.

Setelah lulus SD, aku melanjutkan pendidikanku dengan masuk SMP terbaik di daerahku. Akan tetapi aku kalah saing karena begitu banyak anak cerdas di SMPku. Dengan semangat pantang menyerah, akhirnya aku berhasil mengimbangi ketatnya persaingan di SMPku. Namun rasa kecewa kualami ketika memasuki SMA, karena aku gagal masuk SMA terbaik di daerahku. Akan tetapi rasa kecewa itu kubayar dengan rajin belajar dan alhamdulillah aku selalu masuk dalam peringkat lima besar kelas.

Dari cerita di atas, telah kutemukan suatu inspirasi bahwa hidup ini penuh dengan tantangan dan orang yang berhasil mematahkan semua tantangan adalah orang yang sukses. Dan berkat inspirasi di atas aku dapat memasuki gerbang kesuksesan, IPB.

Posted in Uncategorized | Leave a comment